Popular Post

Posted by : yudi nugraha Rabu, 02 November 2011

Network Operating Sistem
Network Operating System merupakan sistem operasi   server dan bertanggung  jawab  untuk memproses request, mengatur jaringan dan mengendalikan layanan dan device ke semua workstation.

Jenis-Jenis NOS
1.    Peer to Peer
Setiap node memiliki peran dan derajat yang sama. Pada konektivitas ini semua node dapat bertindak sebagai workstation atau server, oleh karena itu bentuk peer to peer tidak dirancang untuk WAN. Contoh NOS peer to peer, MS Windows for workgroup dan Netware DOS 7
Keuntungan
•    Kemudahan setup
•    Perangkat keras yang kurang diperlukan, server tidak perlu dibeli.
Kekurangan
•    Tidak ada lokasi pusat untuk penyimpanan.
•    Kurangnya keamanan bahwa klien / server jenis menawarkan

2.    Client Server
Clien server merupakan model konektivitas pada LAN yang mengenal adanya server dan client, dimana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Client tidak dapat berfungsi sebagai server, tetapi server dapat berfungsi sebagai client.
 
Keuntungan
•    Server terpusat lebih stabil.
•    Keamanan disediakan melalui server.
•    Teknologi baru dan perangkat keras dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sistem.
•    Server dapat diakses dari jarak jauh dari lokasi yang berbeda dan jenis sistem.
Kekurangan
•    Biaya membeli dan menjalankan server yang tinggi.
•    Ketergantungan pada sebuah lokasi pusat untuk operasi.
•    Memerlukan perawatan rutin dan update.
3.    File Server
Pada system file server, terdapat node khusus sebagai tempat penyimpanan (file) bersama tanpa pelayanan komputasi, misalnya: Novell Netware 3.xx dan 4.0, Banyan Vines, MS.LAN Manager, IBM LAN Server dan Unix Network File System (NFS).
 
Contoh-contoh NOS:
1.    Novell Netware
2.    Windows NT
3.    Linux

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Come On... - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -